Kliping Berita RAPI Wilayah 33-04 Kota Batam

Saya hanya teringat bagaimana bisa membuat arsip Kegiatan dari Anggota RAPI Wilayah 33-04 Kota Batam, seperti pengalaman beberapa hari yang lalu dimana semua arsip yang telah disimpan di hardisk hilang dikarenakan salah pencet saat repair Windows, yang harusnya yang direpair partisi C:\ tapi yang kepencet partisi lain.
Dan juga mudah-mudahan kliping ini juga dapat berguna bagi siapapun yang berkepentingan. Meskipun saya menyajikan tidak berurutan dari tanggal muatnya di beberapa media cetak dan saya browsing diinternet.
Semoga bermanfaat.
Anwar
JZ33BBA

HUT RI ke 63, Prajurit TNI/Polri Ramai-Ramai Donor Darah

Tanggal posting August 12th, 2008

BATAM – Prajurit TNI/Polri dan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (satpol) PP di Batam pagi ini, Selasa, (12/8) ramai-ramai mendonorkan darah mereka kepada petugas PMI di acara bakti sosial donor darah yang diselenggarakan panitia HUT RI Kota Batam bersempena dengan peringatan 63 tahun kemerdekaan Indonesia.

Kegiatan bakti sosial ini bertempat di lantai dasar kantor Walikota Batam, tepatnya di lobi menuju pintu keluar gedung Walikota di Batam Centre.

Agar pelaksanaan kegiatan yang didukung Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kota Batam dan PPDI Kota Batam tersebut berjalan lancar, panitia telah menyiapkan 10 tempat tidur khusus dan 8 petugas medis yang akan mengecek Hb (Haemoglobin) atau tingkat keasaman darah pasien pendonor.

Koordinator Acara, Drs Noor Aripin menyebutkan, pada kegiatan donor darah kali ini panitia menargetkan bisa mendapatkan 200 kantong darah untuk di sumbangkan kepada masyarakat melalui PMI Batam. (*)

Warga Temukan Potongan Kaki Gosong PDF Cetak E-mail
Senin, 14 Juli 2008
PELITA, METRO: Warga menemukan potongan kaki manusia dari bongkahan seng sisa-sisa kebakarandi Penginapan di Pelita. Organ tubuh yang sudah menghitam bak arang itu menebarkan aroma menyengat. Hingga kemarin pagi, potongan kaki itu dibiarkan warga teronggok di bawah timbunan puing. “Ditemukan jam satu malam, pas warga mencari pakai lampu strongkeng,” ujar Eko, anggota bantuan komunikasi (Bankom) Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) wilayah JZ 33 ZWB (Batam). Eko bersama 10 orang timnya standby 24 jam di Posko Bantuan samping vihara dekat pasar, mereka bekerja pada frekuensi 14.3400 Mhz. Selain RAPI, organisasi kemanusiaan yang bernaung di bawah Departemen Sosial RI lainnya juga ikut peduli, yakni Palang Merah Indonesia (PMI), Karang Taruna, dan Taruna Siaga Bencana (TAGANA). Kemarin pagi anggota TAGANA, Ardin Ginting dan Sriwijayanto menunjukkan potongan kaki diduga bagian tubuh Gulman Lumban Tobing (21) atau adiknya, Edi.“Agaknya itu kaki penjaga meja biliar (Tobing atau Edi),” ungkap sukarelawan itu. Sementara, Samsudin (35) penjaga Penginapan Idaman, Minggu siang diperiksa di Mapoltabes Barelang. Kepada polisi warga Jalan Tengku Umar, Kampungutama itu mengaku saat kejadian dirinya lagi menghitung uang.

165 Jiwa Mengungsi
Akibat kebakaran di Pelita itu mencapai 97 kepala keluarga (KK) atau 165 jiwa. Data itu diperoleh POSMETRO, Senin (14/7) sekitar pukul 08.00 WIB, di Posko Kebakaran RT.01 RW.I Kelurahan Lubukbaja Kota. Di bangunan kosong itu, puluhan pengungsi menanti uluran tangan dermawan. Mereka melewati malam dengan tidur di atas terpal. Sebagian menumpang di rumah tetangga dan saudara Wibersal, pegawai Kelurahan Lubukbaja Kota selaku seksi identifikasi di posko.

Penyaluran bantuan untuk sementara dilakukan secara langsung. “Bantuan langsung kemari, tidak melalui rekening,” jelasnya. Katanya, korban luka bakar yang sempat dirawat di RSHB, Minggu malam dirujuk ke RS Otorita Batam, Sekupang. Bantuan datangdari pengusaha, Cetya Teratai Sakti, PMI, perorangan, dan donatur lainnya.(kau)

Dwi tak Jera Meski Tergencet di Barisan Depan PDF Print E-mail
Written by Tribun Batam
Senin, 28 Juli 2008
LIVE musik A Mild Soundrenalin yang digelar di halaman parkir Stadion Temenggung Abdul Jamal benar-benar menyedot puluhan ribu penonton. Dwi (19) yang saat itu menyaksikan konser di baris paling depan sempat merasa pusing dan mual-mual karena terjepit ke pagar pembatas karena ribuan orang di belakangnya terus merangsek ke barisan depan. Akibatnya, ia harus dipapah ke posko medis oleh teman-temannya. Beruntung ia tidak sampai jatuh pingsan.“Padahal waktu siang saya datang, saya merasa baik-baik saja, namun saat penonton mulai membludak sore harinya, saya benar-benar tidak bisa menahan mual, pusing, hingga keringat bercucuran, bahkan rasanya badan ini mau pingsan. Saat itu, saya serasa mau jatuh dan kepala terasa pusing, hingga akhirnya saya diantar teman ke posko medis satu,” ujar Dwi sembari memegang kepalanya.

Kendati demikian, siswa kelas 9 SMP 12 ini, tetap tidak kapok. Ia malah tidak mau diantar pulang, ia tetap berencana melanjutkan aksi menontonnya. “Saya nggak apa-apa, saya tidak mau pulang, cuma pusing-pusing dan mual saja kok Bang. Nanti kalau sudah mendingan saya ingin nonton lagi, sayang kalo dilewati,” kata Dwi sambil tersenyum-senyum .

Ramainya penonton yang memadati lapangan  parkir Temenggung Abdul Jamal ini, membuat Tim Medis harus kerja ekstra keras untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan akibat padatnya penonton yang menjubeli even ini.

Acara yang dijaga ketat ratusan petugas keamanan tergabung dari Kepolisian Kota Besar Batam, polisi Pariwisata Kepri, Brimob hingga Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Batam ini, juga dilengkapi kendaraan panitia yang selalu bergerak di area stand dan konser untuk mengavakuasi keadaan. Selain itu juga terdapat dua Posko Medis yang terletak di kiri dan  kanan panggung yang siap membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

Saat dijumpai Tribun, Minggu (27/7), Koordinator Tim Medis Adiyanto menjelaskan, even besar dengan jumlah puluhan ribu penonton ini, Tim Medis harus benar-benar siap menangani persoalan media yang mungkin terjadi.

“Di acara ini, kami dituntut lebih sigap dan bisa bergerak cepat. Kami menurunkan 100 petugas medis. Terdiri dari 50 petugas dari Palang Merah Remaja (PMR) diwakili siswa SMAN1, SMAKN 2, dan KSR Batamindo, ditambah 30 petugas dari Bantuan Komunikasi (Bankom) RAPI Batam, serta 20 dokter dan paramedis yang didatangkan dari  Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK) dan Rumah Sakit Harapan Bunda (RSHB), Selain itu kami juga menyediakan 2 unit ambulan dan satu unit mobil” jelas Adi.

Menurut Adi, kendati acara ini super besar, namun pasien yang datang masih sepi pada siang hari. “Sejak pagi hingga pukul 19.30 malam  hanya sepuluh pasien yang datang. Kami sangat terbantu dengan adanya strategi jitu dari pihak panitia,” kata Adi. (hdr)

Selasa, 2007 Oktober 09

Rapi Terima Panggilan Emergency


– Rapi Monitor di 143.400 Mhz

Batam,Tribun– Selain satuan pengamanan mudik dari Polisi dan TNI, sebuah organisasi Radio Antar Penduduk Indonesia (Rapi) wilayah Kepri juga memberika bantuan pengamanan dalam bentuk menjaring informasi seputar arus mudik dan keberangkatannya.

Pungky Setyo Ketua Rapi wilayah Batam mengatakan kegiatan pengamanan mudik tahun2007 ini merupakan yang kedua kalinya organisasi Rapi Batam ikut serta. Bentuk pengamanan yang diberikan berupa sarana komunikasi langsung selama 24 jam.
” Kita melibatkan 60 orang personil untuk pengamanan mudik tahun ini. Mereka kita tempatkan selain di Bandara, juga diseluruh pelabuhan laut di Batam, terutama di Sekupang dan Telaga Punggur. Setiap saat anggota memberikan laporan kodisi terakhir ditempat mereka bertugas. Selain itu kami juga melibatkan anggota di jalanan,”ujar Pungky, lagi.
Masyarakat umum dapat mengakses informasi mudik melalui frekuensi 143.400 Mhz sebagai frekuensi emergensinya. Sedangkan untuk mengetahui informasi mudik di Bandara Hang Nadim silahkan ke Frekuensi 143.450 Mhz dan informasi mudik di pelabuhan Laut di Frekuensi 143.650 Mhz.
” Anggota silahkan memanggil tim dengan kode ” Rapi Batam Monitor”, maka anggota akan menjawab dan akan memberikan informasi yang ada,”ujar Pungky lagi. (ded)

Diposting oleh Dedy Tribun di 05:21

Ketua RAPI Kepri Terpilih Secara Aklamasi E-mail
Written by JZ30TEF
Thursday, 03 July 2008
Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kepri yang semula bergabung dengan wilayah Riau, membentuk kepengurusan sendiri lewat Musda yang digelar Sabtu (/3) di Hotel Libra Star. Dalam Musda yang berlangsung sehari itu, Andi Johan terpilih sebagai Ketua Rapi Kepri secara aklamasi. Andi Johan yang ditemui usai Musda menyebutkan, kepengurusan Rapi di Provinsi Kepri saat ini baru terbetuk di empat kabupaten dan kota. Sementara untuk kepengurusan Rapi di Lingga dan Natuna saat ini sedang dalam proses.

Menurut Johan, selama ini peran Rapi di Kepri sudah dirasakan manfaatnya dalam mendukung program pemerintah, bahkan sudah beberapa kali membantu percakapan jarak jauh, ketika terjadi bencana.

“Ketika bencana tsunami Aceh, saat komunikasi terputus, Rapi Mukakuning merilai percakapan warga di Aceh ke pemerintah pusat untuk mengetahui kondisi Aceh. Selain itu, juga sebagai pemandu estafet obor Ham saat berada di Batam yang akan keliling ke negara lain,”kata Johan.

Menurut Johan, Rapi merupakan organisasi hobi yang keberadaanya sudah dirasakan oleh masyarakat banyak. Organisasi hobi ini lantas tingkatkan menjadi organisasi yang mendukung program pemerintah. Di Provinsi Kepri, ada sekitar 300 anggota Rapi yang terdaftar dan 100 di antaranya ada di Batam.

Johan menyayangkan rendahnya kesadaran pengguna HT yang penyerobot frekwensi lain. Rendahnya kesadaran warga ini, kata Johan, karena lemahnya penerapan hukum, padahal sudah jelas ada sanksi hukum bagi yang melanggar, dan ancaman dendanya Rp600 juta.

“Di Undang-undang No 36 Tahun 1999 serta PP No 32 tahun 2000 tentang Penyelengaraan Telekomunikasi sudah diatur,” ujar pria yang sehari-hari bekerja sebagai koordinator penyambungan di PT PLN Batam ini.

Disebutkan Johan lebih lanjut, yang sering menyerobot frekwensi itu adalah sekuriti yang diberi perlengkapan kerja HT oleh perusahaan tempat mereka bekerja. ‘’Mungkin saat mereka santai, mereka masuk ke frekwensi lain dan mengganggu komunikasi orang lain,’’ katanya.(Sumber. Batam News)

3 Tanggapan to “Kliping Berita RAPI Wilayah 33-04 Kota Batam”

  1. Ass.. saLam Rapi 51-55 10-2, kami mau ikut jadi anggota Rapi dan sekalian membuat kepengurusannya di NATUNA KEPRI trims, kontek 08566534723

  2. Terimakasih atas kunjungannya, sebenarnya NATUNA merupakan bagian dari Daerah RAPI 33 Kepulauan Riau,dan sudah diprogramkan untuk pembentukan wilayah Radio Antar Penduduk Indonesia, namun sampai sekarang blm terlaksana. – JZ33BBA

  3. yoyopgokil Says:

    asalamualaikum…sala rapi 5155 10-2 kamu mau ikut anggota rapi dan saya tinggal di taman raya batam center..kalo boleh saya berkunjung saya mau ke rembang jz33bba…mohon info’a ke 085718800882

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: